KKN UIN Walisongo Semarang Pokso 18 Beri Pelatihan Pembuatan Lilin Aromaterapi di Desa Sraten
Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Reguler Posko 18 angkatan 81 UIN Walisongo Semarang mensosilisasikan pembuatan lilin aromaterpi dari minyak jelantah di Desa Sraten, Kecamatan Tuntang, Kabupaten Semarang pada Rabu (25/10/23)
KKN UIN Walisongo Semarang Posko 18 angkatan 81 mengajak Ibu- ibu di Desa Sraten untuk mengelola Minyak jelantah menjadi barang yang bermanfaat dan bisa menghasilkan pundi-pundi rupiah.
Minyak jelantah rumah tangga biasanya dibuang begitu saja ke saluran pembuangan hingga menghambat jalannya saluran pembuangan yang mengendap pada pipa. Pada suhu rendah minyak maupun lemak akan membeku dan mengganggu jalannya air pada saluran pembuangan. Minyak ataupun lemak dalam skala besar yang mencemari perairan juga dapat mengganggu ekosistem perairan karena dapat menghalangi masuknya sinar matahari yang sangat dibutuhkan oleh biota perairan.
Maka dari itu, diperlukan penanganan yang tepat agar minyak jelantah bermanfaat dan tidak menimbulkan kerugian dari aspek kesehatan manusia dan lingkungan. Berbagai upaya telah dilakukan, salah satunya dengan pembuatan lilin dari limbah minyak jelantah.
Dengan membuat lilin dari limbah minyak jelantah, kita ikut didalam mengurangi limbah karena memanfaatkan barang yang sudah tidak dipakai agar lebih bermanfaat kembali.
Dalam kegiatan tersebut Ibu-ibu yang datang sangat senang dan antusias dengan adanya sosialisasi pembuatan lilin aromaterapi dari KKN UIN Walisongo ini mereka menjadi tahu bahwa selama ini minyak jelantah tidak bisa diolah. Namun, setelah adanya sosialisai ini menjadi lebih paham dan mempratekan langsung proses pembuatan lilin aromaterapi dengan cara yang mudah dan praktis. Alat dan bahan yang digunakan juga ramah lingkungan tidak berbahaya bagi lingkungan dan Kesehatan.
“Saya sangat berterima kasih kepada kkn UIN Walisongo karena sudah memberikan edukasi berupa pembuatan lilin dari minyak jelantah menjadi barang yang sangat cantik dan berguna.” Ucap Ibu Lina warga RW 3 Desa Sraten.
Melalui kegiatan yang telah di sosialisasikan ini diharapkan warga di Desa Sraten supaya dapat memanfaatkan barang yang tidak berhaga atau sisa pakai menjadi barang yang bernilai.
Sumber : gempurnews.com
Form Komentar